Selasa, 17 Juli 2012

Poto ...

Entah apa yang gue pikirin, tapi entah apa juga alasan yang kuat buat gue nge-post tentang poto, entah apa yang ada di hati gue, entah itu galau, happy, fine, sad, and many more gue juga gak tau sendiri. Cuma yang gue rasain ketika gue mendengar sebutan poto yang gue pikirin adalah :

"Sebagaimana bisa sebuah poto ngebuat kita yang liat poto itu menimbuklakn ekspresi yang waw"

Ngerti gak ? misalnya lo udah lama kagak ketemu ama pacar lo (Kalau lo punya pacar) atau orang yang bener-bener lo sayangin setulus hati dan sepanjang sejarah hidup lo (mau nyokap, bokap, kaka, adek, nenek, kakek), kita buat ceritanya lo gak ketemu selama 2 tahun, ketika lo liat photo mereka yang pertama kali lo rasain apa ?

Kalau gue pribadi yang jelas yang pertama muncul dipikiran gue adalah, "Kangen", mungkin udah jadi hukum alam, kalau kita bakal kangen yang udah lama kagak jumpa, cuma 2 tahun. Gue bisa bayangin gimana gue begitu ketemu ama orang yang 'potonya' kita lihat, gimana gue pasti ngeluap-luapin rasa kangen atau rindu gue ama dia. (Tambah lagu lastchild - seluruh nafas ini, mancapppp!!).

 
Yang kedua mungkin pribadi gue, yang muncul selanjutnya adalah "Kabar mereka", kita sering berbicara dalah hati "Gimana kabar mereka ? apakah makin cantik, makin cakep, makin baek, apa mereka sehat-sehat aja, ? moga baek-baek aja and sehat selalu" dan pada saat itu nyadar tidak nyadar, hanya dengan + 15 kata (yang notabene kagak nyita waktu lama), lo udah berharap agar mereka sehat selalu atau kata umunya ngedo'ain. Gue bisa bayangin ketika orang yang kita kangenin, sakit mungkin kita akan... (gue gak bisa jelasin lebih lanjut) yang jelas kita bakal berusaha agar dia sembuh kembali


Yang ketiga yang mungkin di pribadi gue muncul adalah "Mengingat Sweet-moment ketika bersamanya", sweet-moment, itu hal yang paling indah diantara hal-hal indah lo lalui ama orang tersayang, ketika lo pegang tangan nya, lo bercanda gurau, ketika lo habisin semua waktu bersama mereka atau orang yang lo sayangin, yang jelas "Thats is a sweet moment with you"


Memang sangat aneh, sebuah photo juga hanya bisa membuat 3 ekspersi dan perkataan yang muncul di atas itu, itu cuma 2 tahun terbayang temen-temen kita yang hanya bisa berkomunikasi dengan telepati, atau hanya berharap mereka bisa berkomunikasi lewat mimpi saja bersama orang yang mereka sayangin yang entah mereka dimana dan takan kembali "untuk selamanya..."

Banyak orang yang menangis berjam-jam ketika mereka melihat poto orang yang disayanginya meninggalkan mereka untuk selamanya dengan berkata "AKU KANGEN,.. KAMU DIMANA ,.. BAGAIMANA DISANA...," seraya mengingat sweet moment yang pernah dilalui mereka bersama...

Tetapi kebanyakan orang menyepelekan tentang semua ini, dan ketika orang yang mereka sayangi, dipanggil untuk selama-lamanya, apa yang mereka rasain ? Apakah lo tau selaku keluarganya, sahabatnya, temennya, bahkan kerabat terdekatnya ? Mereka tersiksa dengan keadaan ini, mereka protes gak bisa, yang mereka bisa cuma satu "Menyesali yang telah ia perbuat", mereka hanya terpaku melihat tubuh pucat pasih kaku dibalut kain putih atau peti kayu, mereka hanya memanggil nama orang yang mereka sayangi, seraya mengusap-usap tubuh orang yang disayangi, berusaha menyeka air mata yang terus membanjiri pipinya.

Pernah anda berpikir sejauh ini ?

Pernah anda merasakan hal ini ?

Pernah anda berpikir ketika anda merasakan hal ini ?

Jumat, 13 Juli 2012

Double Date (Handphone)

Kata orang Double date itu asyik (Kata orang, yang pernah), alasannya entah gue belom pernah (dan gak berniat), namun waktu menjawab gue harus (mengalami) (atau lebih tepatnya melalui) hal yang belum pernah ada niat untuk melakukan nya : "Double Date" cuma kalau orang lain itu double date, di taman, di restoran, kalau gue di Handphone (dan lebih tepatnya di SMS), dan itu gue alami dengan kakak gue. Entah gue mimpi apa semalam tapi yang jelas samar-samar gue dikejar banci Lokasana (Emang ada ? Ada yaitu GUE SENDIRI)

Memang aneh, kenapa gue yang maha ganteng dan maha bijaksana maha perkasa maha bodo bisa ber-double-date-ria bersama mahluk yang ( gak akan gue bahas, demi keselamatan nyawa gue serta seluruh jiwa raga gue seumur hidup ) di handphone C3-00 gue yang lucunya tuh hape udah kagak ada lambang NOKIA-nya

SMS dari pacar gue yang begitu mencintai gue dan sebaliknya.
Memang agak ribet tuhh, kebayang kan hape gue yang imut + unyu" kaya Shincan habis mandi terus kejebur ke tempat pup-nya shiro, aihh bolu kukus siap di santap!! diributin ama kita (badak gak punya cula) berdua. Diibarattkan 2 manusia berebutan segenap jiwa raga dan rasa nasionalisme pancasila serta undang-undang dasar 1945 (Lho kok ?) hanya sebuah HANDPHONE.

(Gue nyadar arti sebuah Handphone, dimana Hand adalah tangan dan phone adalah telepon jadi Handphone = Telepon tangan, kebayang kalau namanya Footphone, bisa-bisa hape gue keinjek ama kaki gue (atau kaki kaka gue) yang ngebuat gue mesti berpuasa total selama 3 bulan dan makan dari ngais-ngais magic-com) (Apan emang nasi ngaisnya dari magic-com) ?!

1 menit kemudian hape gue berdering, sms dari pacar gue, belum sempet ngebales, hape gue berdering lagi, pacar kaka gue ngebales, belum gue kirim sms ke pacar gue, berdering sms dari temen gue, kebayang betapa nafsunya gue untuk membanting handphone gue namun teringat layar wallpaper muka pacar gue, gue urungkan niat ngebanting hape gue (walaupun di hape gue wallpapernya bukan pacar gue, tetep gue keukeuh kagak mau ngebanting hape gue, alasannya simple, gue banting sms-an gue ama siapa ?!)

Selama 1 jam gue melewati jerih payah double date di hape gue, tapi setelah semuanya kembali normal, gue bertelepon ria ama pacar gue sampe jam 11 malem, dan ketika gue diem diatas ranjang dan melihat ke langit-langit kamar, mendengar suasa sunyi malam itu, dan kebetulan malam itu keluarga  gue (dan kaka gue) (dan ikan di akuarium) udah pada bobok (Emang ikan pada tidur ? bukan yang gue pikirin).

Sesaat semuanya gue pejamkan mata gue berdo'a :

"Supaya kejadian itu bukan menjadi yang terakhir bagi gue, atau bagi siapapun",

Memang benar semuanya kita lalui tapi yang lebih tepatnya :

"Kita tidak akan tau apa yang akan terjadi 1 menit setelah kita bernafas mengambil oksigen yang bebas di muka bumi ini, serta mengeluarkan gas karbon dioksida yang kotor dari tubuh kita"

Kita lalui semuanya, kita tak tau setelah ini apa yang akan kita adakan, apa yang akan kita lakukan dan apa yang akan terjadi pada kita sendiri dan pada kehidupan di sekitar kita

Senin, 09 Juli 2012

Seorang Blogger

Blogger adalah seseorang dimana yang menggunakan blog (pengertian yang singkat), yahh... udah intinya blogger adalah orang yang menggunakan blog (selesai, gak pake 'koma' gak pake 'titik' langsung 'selesai').

Kenapa gue nge-post judul dengan judul diatas, sebab gue ngerasa ada sebagian blogger yang isi blognya itu lucu, tetapi bersifat membuat nama baik seseorang jatuh. Mungkin para readers pernah membacanya dan terkadang readers terhibur dengan kejadian itu.

Padahal dalam segi hukum itu sudah melanggar hukum dan bisa terjerat pasal pencemaran nama baik. Dan tidak semua orang menerima dirinya diperlakukan seperti itu, kadang ada yang menganggap itu hanya lelucon belaka, ada juga yang hanya memandang dengan sebelah mata, ada juga yang menanggapi dengan serius lelucon ini.

Pernah gue baca status facebook seseorang yang gue kenal (gue kagak tau dia dapet dari mana, yang jelas gue baca stats dia dan gue setuju) dia nulis stats seperti ini :

"Kadang ada orang yang menanggapi lelucon dengan serius, ada juga yang membuat lelucon dengan serius"

Mungkin bener, ada orang yang misalnya di jadiin bahan lelucon eh dia nanggapnya serius, dibawa ke meja hijau, kena pasal pencemaran nama baik, padahal itu lelucon, jadi siapa yang salah ? apakah yang membuat lelucon atau yang menanggapi lelucon dengan serius ?

Untuk menilainya kita perlu melihat dari berbagai faktor juga, dimana kita berada di posisi yang membuat lelucon yang dengan alasan "bahwa semua itu hanyalah lelucon tidak ada maksud apa-apa yang bersifat negatif" tetapi ketika kita melihat pada posisi orang yang jadi bahan lelucon, kita beralasan "bahwa itu sama saja dengan mencemari nama baik saya, walau hanya sekedar lelucon semua itu di expost ke media masa yang membuat semua orang tau".

Itu baru media masa, sekarang ini blogs, situs yang terkenal di seluruh dunia, yang memungkinkan banyak orang luar membaca postingan kita, selaku blogger gue berharap setidaknya blogger-blogger semuanya memiliki etika serta sopan tutur kata, dan gue juga berharap gue menjadi blogger yang memiliki etika yang baik serta sopan tutur kata yang indah, sehingga walau tanpa merendahkan nama baik orang, tapi tetap mengasyikan dan seru untuk dibaca.